KUTIPAN MEDIA .....
 
www.pu.go.id

25 Januari 2012r Purwodadi-Semarang Lumpuh
Sinkronisasi Program dan Kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Bidang Sumber Daya Air


Kegiatan Operasi dan Pemeliharaan bidang sumber daya air memegang peranan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan, dengan mengoptimalkan produktivitas lahan yang ada dengan dukungan operasi dan pemeliharaan prasarana irigasi,rawa,tambak, selain itu dalam rangka pencapaian millennium development goals (MDGs) 2015,dituntut untuk mampu menyediakan air baku yang memadai sebagai sumber air bersih dalam rangka meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum, disinilah peran Operasi dan Pemeliharan air baku dalam mendukung program tersebut, serta berkaitan dengan perubahan iklim, saat ini nampak semakin seringnya terjadi iklim/cuaca ekstrim dan ketidakseimbangan hidrologi, yang menyebabkan kejadian banjir, kekeringan, tanah longsor, abrasi pantai, banjir lahar dan sedimen. Dalam konteks inilah OP sarana/prasarana SDA dan penanggulangan bencana, yang dilakukan secara tepat sasaran dapat mengantisipasi dan meminimalkan dampak yang terjadi akibat daya rusak air.

Kegiatan sinkronisasi program dan kegiatan Operasi Pemeliharaan bidang sumber daya air merupakan langkah awal dalam penyusunan rencana kegiatan Operasi dan Pemeliharaan SDA. Dalam kegiatan ini dilakukanpenyelarasan dan penajaman program/kegiatan OP SDA dengan memperhatikan berbagai kebijakan dan aturan terkait serta keterlibatan pelaksana di lapangan yaitu Balai dan SKPD.

Secara detail dalam sinkronisasi operasi dan pemeliharaan bidang sumber daya air akan mengevaluasi program kegiatan di masing-masing Balai Besar/Balai Wilayah Sungai, dan SKPD Dinas Provinsi yang telah dilaksanakan tahun 2011, mengkaji persiapan pelaksanaan kegiatan tahun 2012 dan menyusun usulan kegiatan OP SDA tahun 2013 termasuk perkiraan maju tahun 2014. Hal tersebut di sampaikan oleh Hartanto, Direktur Operasi dan Pemeliharaan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, dalam sambutannya di batam, Kepulauan Riau (25/1).

“Disinilah kita dituntut untuk menunjukan peran dan kapasitas kita sebagai penyedia infrastruktur yang handal, untuk itulah dalam kegiatan sinkronisasi ini, diharapkan dapat diperoleh data-data yang mutakhir, yang dijadikan kerangka acuan dalam menyusun program dan kegiatan operasi pemeliharaan termasuk perkiraan AKNOP” lanjut Hartanto

Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 08/PRT/M/2010 tanggal 8 Juli 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum. Pembentukan Direktorat ini diharapkan akan meningkatkan perhatian terhadap sarana dan prasarana sumber daya air yang telah dibangun selama ini agar tetap berfungsi sesuai umur rencana.

Tugas yang dibebankan kepada Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan dapat dicapai jika terjalin kerjasama, komunikasi dan koordinasi yang baik antar elemen di tingkat Kementerian maupun dengan Balai dan SKPD di Daerah sehingga tercipta sinergitas penyelenggaran OP SDA.

Kegiatan Sinkronisasi tersebut dihadiri oleh para kasubdit di lingkungan Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan, peserta dari Balai Wilayah Sungai wilayah barat di lingkungan Ditjen Sumber Daya Air, Dinas Provinsi, dan SKPD. (ardi/datin sda).








 
Sampaikan saran dan masukan Anda ke : 
psda@jatengprov.go.id, dispsda@yahoo.com